Jumat, 09 Nov 2018, 09:18:19 WIB, 120 View

Administrator, Kategori : Daerah


PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Sumenep, Titik Suryati menyampaikan, peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini harus memiliki strategi khusus saat menjawab soal melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). Sebab, waktu yang tersedia relatif terbatas dan jumlah soal juga banyak.

“Jangan sampai membaca soal berulang-ulang. Baca sekali, kalau sudah tidak bisa menjawab, tinggalkan saja pindah ke yang lain,” kata Titik sapaan akrab Titik Suryati, Kamis (8/11/2018).

 

Sejak hari pertama hingga sekarang, nilai peserta tes CPNS di Sumenep mayoritas tidak memenuhi passing grade atau ambang batas. Salah satu penyebabnya, kurang kecermatan peserta dalam mengerjakan soal.

“Minimnya peserta yang memenuhi ambang batas, kemungkinan besar mereka kurang tahu strategi menjawab soal, terutama dalam memanfaatkan waktu yang relatif sempit. Bukan karena mereka tidak tahu jawabannya,” jelasnya.

Sebagian peserta merasa ragu terhadap jawaban yang telah diisi. Akhirnya mengubah jawabannya di saat detik-detik terakhir. Akibatnya, jawaban yang sebelumnya benar, berubah menjadi salah dan itu dipastikan akan mengurangi nilai yang sudah ada.

 

“Peserta tidak perlu ragu saat menjawab soal dan baca soal sekali saja kemudian cari jawaban yang dianggap paling benar karena jawabannya kadang-kadang mirip,” tegasnya.

Sebelumnya, hingga sesi ke 8, baru ada 5 orang dari formasi peserta umum yang memenuhi passing grade, 6 orang dari peserta formasi cum laude dan 40 orang dari peserta K2.

Peserta tes CPNS 2018 di Sumenep sebanyak 1.943 orang. Formasi yang tersedia sebanyak 372, dengan perincian guru K2 163 orang, guru non K2 40 orang, tenaga kesehatan 125 formasi dan tenaga teknis 44. (Arifin/Putri)





Tuliskan Komentar